Jrmando.com – Insiden kecelakaan telah terjadi di Jalan raya yang berada di Kabupaten Purworejo. Kecelakaan tersebut melibatkan dua buah kendaraan langsung yakni sebuah truk dan juga bus pariwisata.

Kecelakaan tersebut terjadi tepatnya di Jalan Daendels, Desa Wonosari, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Dalam peristiwa tersebut ada satu korban jiwa yang tewas. Selain itu puluhan penumpang yang lainnya mengalami luka yang cukup parah. Kronologi kejadia berawal pada saat pagi hari tadi. Bus bernopol AA 1492 ED yang membawa rombongan wisata SD N Banjarwaru, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, bertabrakan dengan truk bernopol B 9787 KDC tanpa muatan.

Sedangkan truk yang dikemudikan oleh seorang pria bernama Dwi Hartanta (21) yang merupakan warga Desa Randusari, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur atau dari Yogyakarta ke arah barat. Namun ketika di tempat kejadian perkara, truk tersebut mengalami oleng dan melaju di jalur kanan sehingga menabrak bus yang melaju berlawanan arah.

“Sementara belum diketahui penyebab pastinya apakah kerusakan pada truk atau sopir yang ngantuk, yang jelas truk yang dikemudikan Dwi Hartanta oleng ke kanan dan menabrak bus wisata dari arah berlawanan,” ungkap Himawan di lokasi kejadian, Jumat (24/11/2017).

Bus tersebut dikemudikan oleh Wildan (28) warga Bumiayu, Kabupaten Brebes. Akibat kejadian tersebut, kernet truk atas nama Sigit (23), warga Desa Sukorini, Prambanan, Kabupaten Klaten meninggal dunia. Sementara itu sopir truk mengalami patah kaki kanan, sedangkan puluhan korban lainnya mengalami luka ringan dan dilarikan ke Rumah Sakit Rizky Amalia, Temon, Kulonprogo.

“Korban parah yaitu kernet truk yang sempat dibawa ke rumah sakit akhirnya meninggal dunia. Korban lain 4 luka berat dan puluhan luka ringan,” lanjutnya. Badan truk dan bus mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Bus terguling hingga seluruh kacanya hancur.

Kernet bus, Kuat Riyadi (28), warga Kembaran, Kabupaten Banyumas yang ditemui detikcom mengatakan bahwa sebelum benturan terjadi, truk di depannya sempat melaju dengan kencang dan oleng ke arah kanan. Bus pertama rombongan wisata tersebut berhasil menghindar, namun bus rombongan kedua tidak dapat mengelak sehingga tabrakkan tidak terhindarkan.

“Dari arah timur kok truk nya itu oleng. Bus pertama bisa menghindar, tapi bus kedua tidak bisa menghindar sehingga tabrakan terjadi,” tuturnya di lkasi kejadian. Akibat peristiwa itu, lalu lintas di sepanjang lokasi kejadian sempat mengalami kemacetan sehingga arus lalulintas diarahkan memutar melalui jalan kampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *