Jrmando.com – Sebuah pengakuan dikatakan oleh pelaku penembakan yang pada hari Kamis lalu terjadi. Pelaku mengakui jika telah membeli senjata api yang digunakannya untuk membunuh istrinya sendiri yakni dr Letty dengan harga Rp 45 juta. Pihak kepolisian juga menyebutkan telah mengetahui dari mana asal pelaku memperoleh senjata api tersebut.

“Terkait dengan senjata api kita sudah lakukan pendalaman. Ada beberapa orang yang dipesan senjata. Satu senjata jenis Makarov ini jenis dari gas gun kemudian parasnya dimodif jadi senjata tajam ini diperoleh sudah kita ketahui orangnya dari pengakuan dari Helmi sendiri. Tapi nanti kita dalami. Kita uji dari yang bersangkutan termasuk dari beberapa keterangan saksi, beberapa orang yang mengantar kepada si E orang yang menjual tersebut,” kata Kasubdit Jatanras Ditkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan, saat tahlilan di rumah duka dr Letty, Jalan Sunan Ampel, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (12/11/2017).

dr Helmi diketahui telah menggunakan dua macam senjata api yang berjenis Makarov dan revolver. Hendy menyebut senjata jenis revolver itulah yang digunakan untuk menembak Letty di Klinik Azzahra, Cawang, Jakarta Timur. Hendy mengatakan relvolver milik Helmi sekilas mirip senjata api rakitan tapi cukup halus.

“Sekilas dari analisa kami senjata tersebut (revolver) bukan pabrikan atau rakitan tapi memang bentuknya rakitan tapi cukup halus. Tapi nanti secara detailnya hasilnya dari ahli labfor yang akan menentukan,” tambah dia.

Diketahui dr Helmi telah memberondong istrinya dengan enam kali tembakan sebelum korban tewas. Helmi tega melalukan itu karena tak terima digugat cerai oleh Letty. Setelah kejadian Helmi menyerahkan ke Polda Metro Jaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *