Jrmando.com – Salah satu pabrik yang berada di Tangerang digerebek oleh petugas kepolisian setempat. PabrikĀ Indolucky yang memproduksi obat-obatan tersebut digerebek karena tidak mempunyai surat ijin dalam beroprasi.

Pabrik yang terletak di Jalan Palem Manis I, Jatiuwung, Kota Tangerang diketahui telah memproduksi obat-obatan secara ilegal. Dari hasil penggerebekan polisi menyita sebanyak 80 kilogram obat yang tidak mempunyai ijin.

“80 kilogram obat, kami masih akan menghitung berapa butirannya. Jadi kurang lebih 80 kilo dalam bentuk pil,” kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto, Kamis (28/9/2017).

Ada sebanyaak dua jenis obat yang ditemukan pada pabrik tersebut. Pihak pabrik memproduksi obat tersebut tanpa adanya ijin. “Jenisnya excimer dengan tramadol. Ini obat penghilang rasa nyeri, jadi semua tidak ada perizinannya dan mereka membuat dengan ilegal,” ujarnya.

Sebelumnya, pabrik tersebut sudah beroprasi selama tiga bulan terakhir. Obat-obatan yang diproduksi oleh pabrik tersebut biasa dipasarkan di berbagai pasar yang berada di wilayah Tangerang. Excimer sering pula disebut sebagai Pil X. Excimer baru-baru ini telah membuat belasan remaja di Tasikmalaya, Jawa Barat, kejang-kejang akibat mengonsumsi obat ini.

“Sudah beroperasional selama 3 bulan. Dijual di wilayah Tangerang dan beberapa toko kecil tapi tidak masuk apotek,” imbuhnya.

Saat digerebek, sebanyak 6 pekerja di pabrik itu sedang melakukan produksi. Mereka langsung diamankan petugas sedangkan pemilik pabrik masih dicari.

“Tersangka yang kita amankan ada 6 orang sedang memproduksi di sini pada saat kita gerebek. Para tersangka kita ancam pasal 197 UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *