Jrmando.com – Setelah sidang usai, waktu sudah mulai senja kira-kira pukul 16.30 WIB seorang terdakwa melarikan diri dengan cara melompat melewati tembok Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi, Jawa Barat. Tinggi pagar yang dilalui oleh pelaku kira-kira tingginya ada sekitar 2 meter.

Diatas tembok yang berwarna abu-abu tersebut juga masih terlihat adanya kawat duri yang masih lumayan runcing dan tajam.

Namun, beruntungnya terdakwa bernama Abdul Latif (33) alias Adul melompati tembok yang sedang dalam proses renovasi, jadi tembok tidak begitu tinggi karena adanya timbunan tanah. Dengan mudahnya pelaku melompati tembok yang berbatasan langsung dengan kebun milik warga sekitar Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi.

“Saat itu posisinya sidang sudah selesai, sekitar jam 16.30 WIB ketika akan dibawa ke mobil tahanan mau dimasukan. Pas mau diborgol tangannya dia lari lewat belakang kantor loncat tembok,” kata Humas PN Sukabumi Ahmad Munandar, Jumat (16/6/2017) pagi tadi.

Saat itu petugas jaga tidak spontan melakukan pengejaran, namun dikatakan Ahmad beberapa pegawai pengadilan sempat mengejar pelaku. “Saat itu posisinya sudah agak sepi, sidang sudah selesai tahanan tinggal dibawa ke LP. Penjaga sudah ada yang berjaga di mobil karena sebagian tahanan sudah masuk mobil. Penjaga lainnya ada di sel mau spontan ngejar kan jaga tahanan yang lain,” lanjutnya.

Ahmad juga menjelaskan jika prosedur pengamanan sudah ditempuh oleh petugas kejaksaan menggunakan pihak kepolisian. “Yang namanya hal seperti itu kan tidak bisa dihindari ada saja kejadian, di LP saja ada saja kejadian yang melarikan diri,” ucapnya.

Memasuki hari ketiga pelarian, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran pelaku. Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota AKP Yadi Kusyadi menyebut anggotanya masih melakukan pencarian.

“Kita atensi dan all out sesuai permintaan pihak kejaksaan untuk menangkap kembali pelaku, sejumlah tempat sudah kita datangi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa kembali kita amankan dan serahkan kembali ke Kejaksaan,” singkat Yadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *