Jrmando.com – Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dipanggil oleh Polda Metro Jaya untuk dijadikan menjadi saksi mengenai ungkapan dalam sebuah program yang disiarkan oleh Metro TV. Dahnil akan dimintai informasi mengenai beberapa pernyataannya.

“Pengacara Novel dan Dahnil ini menyebut ‘saksi kok beda dengan yang saya punya’,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Jumat (19/1/2018).

Polisi juga hendak menginterpretasikan sejumlah statement Dahnil yang lain berhubungan dengan penyidikan kasus teror kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan. Diantaranya statement mengenai mata elang.

“Dia sampaikan ada ‘mata elang’ juga di situ (acara televisi). Makanya, kami akan tanyakan, mata elang mana yang dimaksud,” katanya.

Dahnil membicarakan mengenai banyak yang mengetahui pelakunya. Dan dengan pemanggilan Dahnil menjadi saksi diinginkan dapat membantu pembongkaran kasus teror tersebut. “Makanya kami panggil supaya memberikan keterangan biar membantu kita dalam mengungkap,” imbuhnya.

Agendanya, penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya akan memanggil Dahnil untuk dilakukan pemeriksaan pada Senin, 22 Januari 2018.

Dahnil dipanggil berhubungan dengan perannya sebagai salah satu narasumber pada program Metro Realitas bertajuk ‘Benang Kusut Kasus Novel’, yang disiarkan pada stasiun televisi Metro TV pada 8 Januari 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *