Jrmando.com – Ada sebanyak seribu karyawan yang berada di Kabupaten Purworejo melakukan aksi mogok kerja. Mereka melakukan aksi kerja lantaran keinginan untuk menuntut keadilan dan perbaikan kesejahteraan para karyawan yang di Purworejo.

Setelah melakukan aksi mogok kerja tersebut, langsung dilakukan pertemuan dengan pihak PT Arami Jaya membenarkan hal tersebut. Sudah selama dua hari aksi mogok tersebut berlangsung dimulai dari hari Selasa (5/12/2017) kemarin hingga hari ini Rabu (6/12/2017).

PT Arami Jaya merupakan pabrik pengolahan ban yang terletak di Jl Daendels, Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag. Pada hari Senin (4/12/2017) lalu pabrik tersebut didemo oleh karyawan dan warga Desa Harjobinangun. Karena dua hari tidak ada karyawan yang bekerja, otomatis perusahaan tersebut berhenti beroperasi untuk sementara.

“Pada hari Senin (4/12/ 2017) kemarin kita memang melakukan demo, terus kita sampaikan beberapa tuntutan namun belum terpenuhi. Makanya kami mogok kerja dari kemarin Selasa sama hari Rabu ini,” katanya, Rabu (6/12/2017) di Balai Desa Harjobinangun.

Pada aksi mogok kerja tersebut para karyawan menyampaikan empat tuntutan kepada PT Arami Jaya yang isinya, pekerja atau khususnya warga Harjobinangun karyawan kontrak berlaku tidak terbatas sesuai dengan perjanjian pada saat pabrik berdiri.

Setelah melakukan aksi mogok kerja selama dua hari, pihak karyawan dan warga yang diwakili oleh Didik Santosa berusaha melakukan negosiasi kembali dengan PT Arami Jaya. Setelah didesak, akhirnya pihak perusahaan tersebut bersedia memenuhi tuntutan massa.

“Sudah ada kesepakatan antara kami dan pihak PT. Alhamdulillah akhirnya tuntutan kami dipenuhi dengan perjanjian tertulis bermaterai dan ditanda tangani oleh direktur PT dan Pak Kepala Desa,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak PT Arami Jaya melalui Kepala Bidang Personalia, Wuryanto (47) juga menyatakan hal yang sama. Kedua belah pihak sudah mencapai kesepakatan dengan perjanjian hitam di atas putih yang telah ditanda tangani oleh Direktur PT Arami Jaya, Lee Jong Cheol dan Kepala Desa Harjobinangun, Hery Purwanto.

“Kami sudah bersedia memenuhi tuntutan mereka. Kedua belah pihak sudah bisa saling menerima dengan surat kesepakatan yang ditanda tangani oleh pihak kami dan perwakilan warga,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *