Jrmando.com – Polisi mencari keterangan tergadap penjual jajanan keliling yang dibeli oleh siswa SD Negeri 3 Ngabab, Pujon yang menyebabkan keracunan. Penyidik juga mengambil sampel makanan yang dibeli para siswa untuk diteliti.

“Kita masih dalami, sampel makanan sudah kita amankan untuk diteliti, begitu juga dengan penjual makanannya,” jelas Kasatreskrim Polres Batu AKP Anton Widodo di Mapolsek Pujon Jalan Brigjen Abdul Manan, Senin (15/10/2018).

Anton Widodo mengungkapkan berdasarkan keterangan yang dikumpulkan sementara diketahui oleh para siswa yang membeli jajanan tela-tela, makaroni, serta pangsit goreng dengan diberi bumbu beraneka rasa seperti rasa balado, jagung manis, serta jagung bakar.

“Untuk selanjutnya, bahan makanan kita tunggu hasil uji laboratorium secepatnya,” katanya.

Berdasarkan informasi dari pihak sekolah dan guru mengungkapkan penjual berinisial (IS) masih baru menjual makanan di sekolah tersebut.

“Penjual masih kami periksa intensif, kami perbolehkan pulang tapi harus wajib lapor sembari menunggu hasil uji laboratorium,” kata Anton.

Sedangkan Sri Wahyuni, yang merupakan guru pendamping mengiyakan bahwa puluhan siswa mengalami keracunan pasca membeli jajanan keliling yang ada di depan sekolah.

“Dimakan sebelum upacara. Usai pelaksanaan upacara banyak siswa mengeluh mual dan pusing hingga muntah-muntah. Melihat itu, kami bawa mereka ke puskesmas,” kata Sri Wahyuni.

Terdapat 28 siswa yang keracunan, dan ada 12 siswa yang haru dirawat secara intensif di Puskesmas Pujon.

“Yang lainnya sudah boleh pulang, sudah dikasih obat dan sama dokter diperbolehkan istirahat di rumah,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *